Bicara soal gedung apalagi terkait umur (berapa lama gedung bisa kokoh berdiri), maka secara tidak langsung yang kita bahas adalah soal kesempurnaan dari berbagai elemen konstruksi pembentuknya.

Tak ketinggalan proses pengerjaan juga menentukan. Hal ini tentu saja meliputi perencanaan, pemilihan bahan, pendirian, hingga finishing.

Jasa waterproofing sendiri termasuk pada finishing atau tahap sentuhan akhir. Tapi bagaimana pekerjaan ini bisa ikut memperpanjang masa layak huni suatu gedung?

Pertama, perlu anda ketahui dulu mengenai disiplin ilmu yang menjadi landasan dalam pembangunan sebuah gedung. Baru kemudian pembahasan kita akan mengerucut pada jawaban dari pertanyaan tadi.

waterproofing

Disiplin ilmu atau bidang pengetahuannya adalah Teknik Sipil. Keberadaan kata “teknik” disitu menunjukan bahwa ilmu ini berkaitan dengan aspek teknis atau menyangkut soal penerapan ilmu pengetahuan.

Di dunia perkuliahan disiplin ilmu tersebut juga menjadi salah satu jurusan yang bisa diambil. Di jenjang S1, lulusannya bergelar Sarjana Teknik Sipil.

Pada situs resmi Universitas Indonesia dijelaskan, Teknik sipil adalah ilmu yang mempelajari tentang perancangan dan pemeliharaan konstruksi bangunan fisik serta berbagai jenis infrastruktur. Secara luas berhubungan dengan penataan lingkungan hidup.

Disini kita hanya membahas tentang bangunan. Jadi tidak perlu panjang lebar mejelaskan segala pengetahuan dalam disiplin ilmu tersebut. Kita ambil yang paling berkaitan saja.

Dan kali ini kita akan berfokus pada beton.

 

Beton Pada Konstruksi Bangunan

Alasan kami memilih untuk mengulas beton adalah karena aspek konstruksi ini punya andil besar terhadap usia bangunan. Selain itu akan lebih sederhana bagi kami untuk menjelaskan jawaban dari pertanyaan di muka sehingga anda mudah memahaminya.

 

Beton Pada Konstruksi Bangunan

Beton Itu Apa?

Beton adalah salah satu aspek bangunan yang dibuat dari pengerasan campuran beberapa mineral yakni, pasir, kerikil, air, semen, dan sejumlah bahan tambahan lainnya jika dibutuhkan. Dari semua bahan tersebut yang menjadikan campuran beton padat dan saling mengikat adalah semen. Lalu aspek bangunan ini diberi rangka dari besi tulangan sehingga mampu menopang beban.

Dilihat dari bahan yang digunakan maka anda bisa tahu bahwa ternyata dinding bata kurang tepat jika dikategorikan sebagai beton. Di masyarakat kita sering terjadi salah kaprah mengenai hal ini.

Beton Pengaruhi Daya Tahan Gedung

Kami menyimpulkan beton berpengaruh besar terhadap daya tahan bangunan karena pada sebuah konstruksi bangunan struktur beton meliputi hampir di seluruh area. Contohnya, tiang penyangga, sambungan tembok, dak atap, lantai, dan sebagainya.

Jadi pada dasarnya daya tahan gedung cukup banyak bertopang pada beton.

Boleh dibilang daya tahan beton = daya tahan gedung itu sendiri.

daya tahan beton

Karenanya jika kita ingin mendirikan bangunan dengan tingkat kekuatan yang baik dibutuhkan campuran beton yang sempurna.

Kalau anda bertanya cara membuat campuran yang sempurna, maka perlu anda tahu bahwa selalu ada tahap perhitungan formula beton di setiap pekerjaan konstruksi.

Hal ini dikarenakan kualitas dari material yang digunakan bisa berbeda – beda.

Beda kondisi beda perhitungan.

Dengan beton berdaya tahan maksimal dan di dalamnya juga terdapat besi tulangan, rata – rata sebuah bangunan bisa kokoh berdiri kokoh selama 30 tahun hingga 60 tahun.

 

Waterproofing Tingkatkan Daya Tahan Beton Jadikan Umur Gedung Lebih Panjang

Jika anda belum cukup mengenal apa yang disebut dengan jasa waterproofing maka silahkan baca pemaparan kami di laman servis untuk layanan tersebut.

Di dalam halaman itu kami konributor dari Rekonstruksi.com menyebutkan beberapa keunggulan dari jasa itu. Salah satunya adalah bisa memperpanjang umur beton.

Waterproofing Tingkatkan Daya Tahan Beton

Di atas telah kita bahas bahwa beton punya pengaruh besar terhadap  umur bangunan. Jadi inilah mengapa waterproofing secara tidak langsung juga bisa memberikan umur yang lebih panjang kepada bangunanan.

Tapi, bagaimana waterproofing dapat memberikan manfaat positif tersebut?

Waterproofing Cegah Rembesan Air Di Pori – Pori Beton

Jika kita perhatikan dengan lebih jeli, pada permukaan beton sebetulnya terdapat pori – pori. Meski ukurannya kecil namun tidak menutup kemungkinan partikel air bisa merembes melalui  pori – pori tersebut dan masuk ke bagian dalam struktur beton.

Kondisi semacam itu bisa menjadikan beton terkorosi secara perlahan. Parahnya lagi kerusakan muncul dari bagian dalam.

Ketika air merembes ke dalam, bagian permukaan mungkin terlihat kering (jika diraba terasa lembab) akan tetapi di dalam beton tersebut tetap terdapat kandungan air. Akibatnya tanpa kita sadari beton jadi tidak sekokoh saat pertama kali dibuat.

Ikatan antar materi penyusun beton pun lepas sehingga bisa terjadi keruntuhan.

Dengan memberikan waterproofing coating (lapisan kedap air) maka pori – pori akan tertutup rapat dan peluang menerobosnya air ke bagian dalam pun sirna.

Waterproofing Mampu Menutup Retak Rambut

Retak rambut adalah masalah yang paling sering menimpa permukaan beton bangunan. Masalah ini timbul akibat lapisan plaster beton megalami penurunan daya rekat. Bisa dilatarbelakangi oleh racikan acian yang kurang bagus atau kerana suatu getaran.

Sama halnya seperti pori – pori, retak rambut juga memungkinkan masuknya air membasahi struktur beton. Efek sampingnya pun juga sama.

Hanya saja jika dibiarkan retakan yang semula hanya sebesar helaian rambut bisa semakin membesar.

Waterproofing sendiri sangat baik untuk menutup retak rambut. Dengan demikian dampak buruk dari keadaan permukaan dinding itu bisa dicegah.

pori – pori

Metode Waterproofing Juga Bisa Perbaiki Retakan Terbuka

Retakan terbuka cukup berbahaya jika tidak segera diperbaiki. Salah satu cara untuk memperbaiki retakan terbuka pada beton adalah dengan injeksi beton.

Cara ini dilakukan dengan menyuntikan larutan beton ke celah – celah retakan yang ada. Alat yang dipakai berupa mesin injector. Mampu mengasilkan gaya tekanan dengan nilai tertentu alat ini dapat mengantarkan cairan beton hingga ke bagian terdalam pada retakan.

Meski secara istilah dan dalam hal pengerjaannya pun berbeda namun tindakan ini juga bisa digolongkan sebagai metode waterproofing.

Alasannya karena beton cair pada pekerjaan tersebut dibuat dengan tambahan zat kimia khusus yang bersifat waterproof. Tujuannya jelas untuk mencegah petrasi air yang masuk melalui sambungan antar beton lama dan beton baru.

Waterproofing Sanggup Melindungi Beton Dari Cuaca

Waterproofing dibuat melalui pekerjaan yang cukup kompleks. Dimulai dari mengkondisikan area yang dikerjakan, memasang lapisan waterproof, hingga finishing.

Pada proses finishing umumnya ada lapisan pelengkap yang ditambahkan. Sebagai contoh pada pengaplikasian jenis waterproofing membrane bakar.

Untuk mengetahui jenis waterproofing lainya silahkan lihat selengkapnya disini

Pada jenis membrane bakar lapisan utamanya terbuat dari aspal sehingga untuk menjadikannya tahan terhadap terik matahari diberi lapisan tambahan yang sifatnya protektif terhadap sinar ultra violet.

membrane bakar lapisan

Dengan demikian hasil pekerjaan yang didapat dari jasa waterproofing sanggup melindungi beton dari berbagai kondisi cuaca.

Ketika hujan turun jelas bahwa lapisan ini memang fungsi utamanya untuk melawan kondisi tersebut. Kemudian saat hari sedang cerah – cerahnya dan sinar matahari begitu menyengat, keberadaan lapisan waterproofing ditambah dengan lapisan pelengkap bisa mencegah penurunan kualitas beton akibat keadaan cuaca semacam itu.

****

Jasa waterproofing ternyata memang bisa memperpanjang umur bangunan.

Alasanya karena pekerjaan ini dilakukan untuk menciptakan lapisan waterproof yang dapat menjaga ketahanan beton khususnya terhadap masalah yang diakibatkan oleh rembesan air.

Dengan demikian beton lebih tahan lama dan otomatis gedung pun bisa kokoh berdiri hingga puluhan tahun.