Dalam pandangan orang awam epoxy lantai cenderung dinilai sebagai sebuah cat lantai biasa dengan fungsi sekedar untuk memberi warna. Nyatanya anggapan ini tidaklah tepat. Kami akan mengajak anda kembali memperhatikan dimana biasanya lapisan lantai tersebut diterapkan.

mengenal-epoxy-lantai-pada-berbagai-kebutuhan-konstruksi

Ya, tepat sekali. Paling sering kita akan menjumpai epoxy pada lantai – lantai pabrik. Jadi apakah mungkin sebuah pabrik menerapkannya hanya bertujuan mempercantik ruangan? Jelas tidak.

Epoxy lantai merupakan lapisan tambahan pada permukaan lantai yang berguna untuk memberi daya tahan tambahan bagi struktur beton di bagian konstruksi tersebut. Materialnya terbuat dari bahan dasar resin. Kemudian resin diolah melalui proses polimerisasi epoksida hingga dihasilkan material yang lazim disebut resin thermosetting.

Lapisan lantai ini memiliki sifat kedap air sekaligus mampu bertahan dari dampak korosi akibat terkena bahan kimia, misalnya thinner dan alkali. Karena alasan itulah standar industri mewajibkan pihak pengelola pabrik untuk mengaplikasikan epoxy lantai baik pada land manufaktur, logistik, maupun area lainnya di dalam fasilitas produksi mereka.

Memang pada dasarnya pemanfaatan epoxy bisa diterapkan di berbagai konstruksi. Selain pabrik, anda sadari atau tidak bahwa kolam renang pun sangat sering memanfaatkannya.

 

Epoxy Lantai di Gedung Hunian dan Sebagainya

Pada gedung – gedung hunian, perkantoran, dan sejenisnya lapisan lantai ini juga sering diterapkan. Khususnya di kamar mandi. Tujuannya tentu untuk menghindari air menerobos masuk ke bagian dalam beton sehingga bisa merusak.

Untuk pengaplikasiannya di gedung – gedung semacam itu, umumnya juga benar – benar dipakai dalam mendekorasi ruangan. Karena material epoxy berasal dari bahan resin yang aslinya tidak berwarna alias bening, bagian lantai bisa dibuat semenarik mungkin. Contohnya bisa anda tengok pada gambar di bawah.

Epoxy Lantai di Gedung

Dengan demikian bisa kita simpulkan juga bahwa lapisan tersebut tidak cuma diperuntukan bagi permukaan beton saja. Jika lantai rumah anda sudah kadung dipasangi keramik maupun parket nyatanya anda tetap bisa memesan jasa ini untuk melapisi material flooring yang sebelumnya terpasang.

Sejauh yang penulis ketahui lapisan epoxy pada lantai umumnya dibuat dengan ketebalan 2 milimeter. Ukuran tersebut dinilai sudah lebih dari cukup untuk meningkatkan ketahanan lantai hingga berkali – kali lipat.

 

Bagaimana Lapisan Epoxy Dihasilkan?

Secara ringkas epoxy di permukaan lantai dihasilkan melalui serangkaian proses pengerjaan yang meliputi persiapan, memberi lapisan primer, dan memberi lapisan epoxy.

Tahap persiapan pada dasarnya adalah pekerjaan menyempurnakan permukaan lantai beton. Hal utama yang menjadi perhatian adalah kerataan, kerapian, dan kebersihan. Jadi pertama – pertama pastikan permukaan beton lantai benar – benar rata dan halus.

 

Baca Juga: Cara Injeksi Beton Tahap Demi Tahap

 

Jika pengaplikasian epoxy lantai pada konstruksi sudah direncanakan sebelum pengerasan lantai dilakukan, anda bisa memaksimalkan proses pengerasan dengan memanfaatkan mesin trowel. Dengan alat tersebut bisa menjamin permukaan beton yang dihasilkan sangat rapi. Terakhir bersihkan beton dari kotoran sampah dan debu.

Untuk pembentukan lapisan primer sejujurnya tergantung keputusan anda sebagai pemilik gedung karena mungkin sejumlah kontraktor di luar sana akan menanyakan hal ini lebih dulu saat mendapat projek epoxy.

projek epoxy

Namun kami menyarankan sebaiknya anda tidak melewatkan pemberian lapisan primer. Lapisan ini sangat berguna meningkatkan ketahanan lantai.

Tahap terakhir adalah memberi lapisan epoxy. Perlu anda ketahui dalam pengolahan material resin thermosetting selalu dibutuhan larutan pengeras. Jika sudah dicampurkan barulah pekerja boleh memulai pembuatan lapisan terakhir mengunakan kuas roller. Agar mendapatkan hasil sempurna proses ini umumnya  akan diulang beberapa kali.