Kolam Renang Minimalis

Memiliki kolam renang pribadi pastinya akan sangat menyenangkan bukan? Pasalnya, kolam renang ini bisa dijadikan sebagai sarana me-refresh diri. Namun, tidak semua orang dapat mewujudkan keinginan akan kepemilikan kolam renang ini. Alasannya karena keterbatasan lahan yang dimiliki. Padahal, Anda bisa lho membuat kolam renang minimalis. Nah, bagaimana tips dan langkahnya? Simak yuk ulasan berikut!

Siapkan Lahan dan Desain Kolam

Salah satu hal penting yang harus dipersiapkan oleh Anda saat membuat swimming pool adalah lahan dan desain kolam. Untuk desain minimalis, setidaknya siapkan lahan seluas 8 x 2 meter dengan ukuran kolam sebesar 6 x 2 m yang dibuat memanjang. Ukuran ini merupakan bentuk standar yang biasanya digunakan untuk membuat kolam renang minimalis.

Jika Anda sudah memiliki lahan yang cukup untuk standar ukurannya, maka siapkan juga desain yang akan diaplikasikan. Desain kolam tentunya bisa disesuaikan dengan keinginan Anda. Namun, jika ingin desain yang mudah dan low budget, desain bentuk persegi panjang bisa jadi pilihan tepat. Agar kolam tidak merembes, terlebih desainnya di dalam ruangan, bisa gunakan jasa waterproofing untuk memberikan coating pada permukaannya.

Lengkapi Keperluan Bahan Konstruksi

Setelah lahan dan desain sudah disiapkan, beralih pada kesiapan bahan dan material yang diperlukan. Material ini bisa berupa pasir, semen, batu dan material lainnya dalam pembangunan konstruksi. Tentunya material-material ini sangat penting untuk mewujudkan keinginan Anda membuat kolam renang. Dalam eksekusi pembuatan, Anda bisa mengerjakannya sendiri atau menggunakan jasa pembangunan.

Lakukan Eksekusi Pembuatan

Jika segala persiapan sudah tersedia lengkap, maka proses eksekusi bisa langsung Anda lakukan. Dari mulai membuat lubang sesuai ukuran dan desain yang sudah disiapkan, sampai proses pembetonan maupun pembuatan coating kolam. Agar kuat, maka meminta bantuan pada ahli warterproofing yang mampu melayani berbagai tipe pekerjaan lapisan kedap air mulai dari tipe coating biasa hingga jasa waterproofing membrane bakar agar lebih kuat. Apalagi penggunaan untuk kolam yang pastinya harus dilakukan penanganan alih-alih terjadi kebocoran. Termasuk jika pembuatan di lantai bagian atas.

Dalam hal tersebut anda dapat mengandalkan kami di Rekonstruksi.com.

Perhatikan Sistem Pengairan

Proses eksekusi pun tidak boleh dilepaskan dari pemikiran masalah sistem pengairan nantinya. Anda bisa memilih secara otomatis yang mana tidak perlu lagi menguras atau membersihkan air kolam, atau secara manual. Pada dasarnya, sistem pengairan untuk kolam renang terbagi menjadi sistem skimmer dan overflow.

Baca juga: Mengenal Epoxy Lantai Pada Berbagai Kebutuhan Konstruksi

Namun, untuk kolam renang bergaya minimalis, maka sebaiknya menggunakan sistem skimmer. Hal ini dikarenakan Anda tidak memerlukan balancing tank sebagai alat sirkulasi air yang membutuhkan lahan luas. Maka dari itu, perhatian juga jalur keluar masuknya air agar proses pengairan bisa dilakukan dengan lancar.

Proses Finishing

Jika semua hal sudah dipersiapkan dan dilakukan dengan benar, maka Anda bisa langsung masuk pada tahap finishing. Tahap ini memungkinkan Anda untuk memberikan sentuhan akhir pada kolam. Baik berupa polesan, penambahan hiasan-hiasan dekorasi, hingga proses pengairan secara langsung. Untuk memperindah  kolam, tidak ada salahnya memberikan batuan kecil di pinggiran kolam. Menambahkan tanaman di sekitar kolam pun membuatnya jadi lebih fresh.

Selain itu, Anda juga perhatikan bagaimana penggunaan air kolam. Usahakan air yang digunakan mempunyai kandungan Ph normalnya air kolam pada skala 7. Agar kondisinya lebih stabil, penambahan klorin selama sebulan sekali perlu dilakukan. Jangan lupa untuk selalu membersihkan kolam jika pembuatannya menggunakan sistem manual.

Beberapa langkah atau tips tersebut bisa Anda aplikasikan ketika ingin membuat kolam renang minimalis. Jika Anda tidak bisa membuatnya sendiri, maka menggunakan jasa konstruksi sekaligus jasa waterproofing bisa jadi pilihan. Dengan beberapa hal sederhana tersebut, tentu keinginan akan kolam renang pribadi bisa jadi kenyataan, bukan?