Ekonom: Ambisi Indonesia Jadi Negara Maju di 2045 Bisa Terhambat karena Masih Andalkan Komoditas

Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira mengatakan, perekonomian Indonesia masih amat bergantung pada tren harga komoditas ekspor utama Indonesia di pasar dunia. Bhima menjelaskan, jika harga komoditas sedang booming, ekonomi Indonesia tumbuh lebih tinggi. Namun, produsen penghasil komoditas selama ini malas untuk membangun sektor hilir di manufaktur dengan lebih memprioritaskan jual barang komoditas tambang dan pertanian langsung ke pasar dunia.

Hal ini secara jangka panjang akan mengancam pertumbuhan Indonesia sekaligus menghambat ambisi menjadi negara maju. Menurut dia, naik turunnya ekonomi tanah air berdasarkan harga komoditas itu juga disebut sebagai Dutch disease atau penyakit Belanda "Kalau (komoditas) turun, (ekonomi) kita alami penurunan, itu penyakit Belanda, Dutch disease," kata Bhima.

Memang ketika harga sedang booming, banyak orang kaya baru dari sektor komoditas tersebut. "Namun, susah jadi negara maju kalau tidak bisa meningkatkan nilai tambah komoditas. Pendapatan kita gitu gitu saja," pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.